SURABAYA, newmemojatim — Niat hati menunaikan kewajiban beribadah di tengah kesibukan menjaga toko, Mdr (46), seorang wiraswasta asal Mejoyo, Rungkut, Surabaya, justru harus menelan pil pahit. Telepon seluler kesayangannya raib digondol maling yang memanfaatkan kelengahan sesaat.
Peristiwa bermula pada Jumat siang, 30 Oktober 2026. Sekitar pukul 11.00 WIB, Mudahri tengah berjaga di toko besi tua miliknya yang terletak di kawasan Mejoyo, Kecamatan Rungkut, Surabaya. Menjelang pelaksanaan Shalat Dhuhur, ia memutuskan bergegas menuju masjid terdekat dari tempat usahanya.
Sebelum meninggalkan toko, pria paruh baya ini sempat meletakkan gawainya, sebuah ponsel merek OPPO A31 berwarna putih fantasi dengan nomor pelat IMEI terdaftar serta kartu seluler XL di dalamnya, di atas meja kasir. Mengira situasinya aman dalam waktu singkat, ia pun meninggalkan meja kasir tanpa rasa curiga.
Namun, suasana khusyuk ibadahnya seketika berganti dengan kepanikan begitu ia kembali ke toko. Setibanya di meja kasir, gawai yang semula ia letakkan rapi di atas meja telah hilang tanpa jejak. Upaya pencarian singkat di sekitar toko tidak membuahkan hasil.
Sadar bahwa dirinya menjadi korban tindak kriminalitas, Mudahri akhirnya mendatangi Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Rungkut pada hari yang sama untuk melaporkan kejadian tersebut secara resmi. Berdasarkan laporan bernomor LP/B/242/X/2026/SPKT/SEKTOR RUNGKUT/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR, kerugian materiil akibat kejadian ini ditaksir mencapai Rp2.500.000 (dua juta lima ratus ribu rupiah).
Kasus pencurian dengan pemberatan ringan ini kini tengah dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh jajaran Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Rungkut guna memburu pelaku dan mengungkap tabir di balik kejadian ini. (red)
